Skip to main content

Pengertian, Fungsi, Strategi Pelaksanaan Pendidikan dan Produk yang Dihasilkan



Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Pendidikan adalah proses pengubahan sikap, dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan, proses, cara dan perbuatan mendidik.

Dalam UU RI Nomor 2 Tahun 1989 Bab 1 Pasal 1 menjelaskan bahwa,"Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan/atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang".

Dari rumusan nasional mengenai istilah pendidikan tersebut, Hamalik menggaris bawahi 4 hal dari rumusan tersebut dan menjelaskan lebih lanjut sebagai berikut :

1. Dengan "usaha sadar" dimaksudkan bahwa pendidikan diselenggarakan berdasarkan rencana yang matang, mantap, jelas, lengkap, menyeluruh, berdasarkan pemikiran rasional-objektif. Pendidikan tidak diselenggarakan secara sengaja atau seenaknya.

2. Fungsi pendidikan adalah menyiapkan peserta didik. "menyiapkan" diartikan bahwa peserta didik pada hakikatnya belum siap, tetapi perlu disiapkan dan sedang menyiapkan dirinya sendiri. Hal ini menunjukkan pada proses yang berlangsung sebelum peserta didik itu siap terjun ke kancah kehidupan yang nyata.

3. Strategi pelaksanaan pendidikan dilakukan dalam bentuk kegiatan bimbingan, pengajaran, dan /atau latihan. Bimbingan pada hakikatnya adalah pemberian bantuan, arahan, motivasi, nasihat dan penyuluhan agar siswa mampu mengatasi, memecahkan masalah, menanggulangi kesulitan sendiri. Pengajaran adalah bentuk kegiatan dimana terjalin hubungan interaksi dalam proses belajar dan mengajar antara tenaga kependidikan dan peserta didik untuk mengembangkan perilaku sesuai tujuan pendidikan.

4. Produk yang dihasilkan oleh proses pendidikan adalah berupa lulusan yang memiliki kemampuan melaksanakan peranan-peranannya untuk masa yang akan datang. Peranan bertalian dengan jabatan dan pekerjaan tertentu dan bertalian dengan kegiatan pembangunan di masyarakat.

Dengan demikian Hamalik menyimpulkan bahwa Pendidikan adalah suatu proses dalam rangka memengaruhi peserta didik supaya mampu menyesuaikan diri sebaik mungkin dengan lingkungannya, dan dengan demikian akan menimbulkan perubahan dalam dirinya yang memungkinkannya untuk berfungsi secara adekwat dalam kehidupan masyarakat.









Referensi
Hamalik, Oemar. 2017. Kurikulum dan Pembelajaran: Cetakan keenam belas. Jakarta: Bumi Aksara
Sumber Gambar
https://www.gulalives.co/perbedaan-pendidikan-dulu-dan-sekarang/

Comments

Popular posts from this blog

Contoh Mini Paper

Mini Paper struktur penulisannya persis seperti Makalah, hanya saja Mini Paper memiliki ketebalan halaman yang lebih sedikit daripada Makalah. Berikut ini merupakan contoh Mini Paper, silahkan untuk dibaca dan dipelajari. Hindari "Copy Paste" karena itu akan mengakibatkan kemiskinan intelektual dan pembodohan terhadap diri sendiri.
MODEL PEER TEACHING DALAM PENGEMBANGAN  PENDIDIKAN SENI TARI
MINI PAPER diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Pendidikan Seni Tari Dosen: Rosarina Giyartini, M.Pd.



Disusun Oleh Annisa Anita Dewi                1205341
Interes Inggris Semester 6

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA KAMPUS TASIKMALAYA
                                                                   2015  





BAB I PENDAHULUAN
A.Latar Belakang Sehubungan untuk memenuhi tugas akhir mata kuliah pendidikan seni tari, maka disusunlah Mini paper ini. Mini paper ini mengadaptasikan model pembelajaran peer teaching dalam pengembangan pendidikan seni tari. Irma Damajanti (Dalam Psikologi Seni, 2013 hal 13)…

Pengertian Sajak dalam Bahasa Sunda dan Contoh Sajak Sunda

Pengertian Sajak dalam Bahasa Sunda

Sajak nyaéta salah sahiji karya sastra nu mangrupa ébréhan tina sikap, jiwa jeung ékspresi pangarang. Wangun sajak kaasup kana wangun ugeran, tapi disusun sakarep pengarang (dikutip dari brainly.co.id).

Contoh Sajak Sunda

Sajak Pikeun Bapak

Saban isuk saban poe
Teu weleh lengkah anjeun terus maju
Sanajan tiis angin ngahiliwir, panas panonpoe nu ngagebra
Cur cai kesang balas kacape teu dirasa

Saban poe anjeun miang
Pinuh rasa ikhlas jeung kabungah
Ngorbankeun jiwa jeung raga
Pikeun kabagjaan kulawarga

Bapak,
Hampura kuring can bisa jadi kabungah
Bapak,
Sarupa cahya dina poek na hirup kuring

Teu weleh anjeun neuteup dina hate kuring
Kesang bapak, du'a jeung pamelang indung 
Baris nembragkeun cimata
Iwal kanyaah jeung du'a

Leuwih ti cukup pikeun kuring nyangharepan hirup


Tasikmalaya, Mei 2018
Annisa Anita D



Baca juga Tips Sukses Menghadapi Ujian

Baca juga Sedikit Tips Sidang Skripsi

Baca juga 7 Macam-macam Sikap yang Harus Diketahui



sumber gambar
https://www.artikelbe…

7 Macam-macam Sikap yang Harus Diketahui

Setiap orang tidak terlepas dari sikap yang mencerminkan bagaimana dirinya, Edward De Bono dalam bukunya yang berjudul "How to have a beautiful mind" menjelaskan 7 macam-macam sikap, sebagai berikut:
1.Petarung Sikap ini berarti melihat sebuah percakapan sebagai sebagai pertarungan antara dua kubu yang memiliki sudut pandang yang berbeda. Baginya yang paling penting adalah memenangkan pertarungan itu. Penjelahan suatu topik atau pengembangan ide-ide baru bukanlah hal penting. Di sana tidak ada belas kasihan, pihak yang kalah harus menerima kekalahan dengan jelas.
2. Permainan Ego Dalam permainan ini, sebuah diskusi dilihat sebagai sebuah arena untuk menunjukkan kekuatan ego masing-masing. Diskusi dan percakapan yang sedang berlangsung, ada hanya untuk didominasi. Pendominasian ini tidak dapat dicapai dalam sebuah 'mode pertarungan'. Justru sebaliknya, anda harus sering bersetuju dengan orang lain untuk mendapatkan sekutu. Selama anda terlihat sebagai sebuah karakter y…